
Surakarta – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Institut Islam Mambaul Ulum (IIM) Surakarta resmi menjalin kerja sama strategis dengan Masjid Nur Mirah. Kesepakatan ini dikukuhkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung khidmat di Masjid Nur Mirah pada Selasa, 10 Februari 2026.
Kolaborasi ini digagas untuk meningkatkan kualitas kegiatan dakwah selama bulan Ramadan dengan melibatkan mahasiswa secara aktif. Melalui sinergi ini, kedua belah pihak sepakat untuk menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat pengembangan kreativitas dakwah mahasiswa.
Kerjasama ini lahir dari semangat saling melengkapi. Izzul Amri selaku Takmir Masjid Nur Mirah mengakui bahwa pihaknya sedang dalam tahap penguatan branding masjid, sehingga membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kreatif.
“Masjid Nur Mirah sedang berbenah dalam hal branding, maka dukungan SDM sangat krusial,” ujar Izzul.
Gayung pun bersambut, Faruq Alhasbi, Wakil Dekan, menegaskan bahwa FDK siap menerjunkan mahasiswa. “Ini adalah sarana meningkatkan ukhuwah sekaligus ajang bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu dakwah mereka secara nyata di tengah umat,” tegasnya.
Pihak akademisi melihat kerjasama ini sebagai langkah strategis untuk memindahkan ruang kelas ke tengah masyarakat. Dosen FDK, Mujiyati, menilai kolaborasi ini sangat penting agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori, namun aktif berinteraksi dengan dinamika warga.
Sejalan dengan itu, dosen Manajemen Dakwah, Abyan Nugraha, menekankan nilai edukatif dari program ini. “Melalui kemitraan ini, mahasiswa mendapatkan peluang emas untuk belajar mengabdi dan merespons langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat saat ini,” tambahnya.
Pertemuan dua kepentingan ini dirangkum dengan optimisme oleh Ketua Takmir Masjid Nur Mirah, Muh. Gufron. Ia melihat keselarasan visi antara institusi pendidikan dan pengelola masjid sebagai kunci suksesnya kegiatan Ramadan mendatang.
“Kerjasama ini menjadi angin segar bagi kami. Adanya keselarasan visi ini semoga memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi para pihak yang terlibat, tetapi terutama untuk kemakmuran masyarakat di sekitar masjid,” pungkas Muh. Gufron.
Melalui penandatanganan ini, FDK IIM Surakarta dan Masjid Nur Mirah berkomitmen untuk menghadirkan rangkaian kegiatan Ramadan yang lebih semarak, terorganisir, dan penuh inovasi dakwah.



